Cara Melihat Pajak Motor Di STNK – Mengecek pajak motor di STNK

Cara Melihat Pajak Motor Di STNK – Mengecek pajak motor di STNK

Cara Melihat Pajak Motor Di STNK

Cara Melihat Pajak Motor Di STNK – Artikel kali ini akan membahas pajak motor di STNK. Banyak dari masyarakat yang tidak mengetahui bagaimana sistematika perhitungan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Padahal, di dalam STNK sudah tertulis jelas nominal yang tertera namun karena ditulis dengan menggunakan kode tertentu masyarakat awam tentunya tidak memahaminya, dan kemudian hanya membayar pajak tanpa mengetahui biaya apa saja yang dibayarkan lewat pajak tersebut.

Advertisements

Untuk itu maka masyarakat perlu mengetahui jumlah pajak yang tertera di STNK kendaraan bermotor yang dimiliki agar dapat mengestimasi jumlah pembayaran pajak jika mengalami keterlambatan. Untuk itu, mari simak sedikit ulasannya.

Mengecek pajak motor di STNK

Walaupun kini mengecek pajak sudah dapat dengan mudah diakses lewat situs resmi pemerintah ataupun aplikasi secara online, namun sebagian masyarakat yang tidak mengetahui internet pasti merasa kesulitan untuk melihat informasi pajak yang harus dibayarkan.

Berikut adalah rumus dari sistematika pembayaran pajak motor di STNK :

Advertisements
  • Rumus utama untuk menghitung pajak yaitu Total Biaya = PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) + Denda PKB + Denda SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan)
  • Kemudian rumus Denda PKB/tahun = 25% x PKB
  • Adapun rumus Denda PKB/bulan = (25% x PKB) / 12
  • Berikutnya denda SWDKLLJ untuk keterlambatan 3 bulan setelah jatuh tempo adalah sebesar 25% di kali biaya SDWKLLJ
  • Untuk keterlambatan SWDKJJL selama 6 bulan maka denda 50%
  • Dan untuk waktu 9 bulan denda SDWKJJL sebesar 75%
  • Untuk keterlambatan lebih dari 9 bulan maka denda yang akan dikenakan sebesar 100% dari biaya SDWKLLJ yang telah di tentukan.

Misalnya Nia pemilik sepeda motor dengan nilai Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yaitu Rp 250.000,- kemudian Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLJJ) sebesar Rp 40.000,-. Kemudian ia terlambat membayar pajak selama 6 bulan. Maka berapa pajak yang harus Nia bayar ?

Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk keterlambatan 6 bulan = 6 x ((25% x PKB) / 12) = 1/8 x Rp. 250.000,- = Rp. 31.250,- . Jika denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWKLLJ) sebesar Rp.32.000,-

Maka total denda pajak yang harus di bayar Nia yaitu : Total denda pajak = Denda PKB + Denda SWKJJL = Rp.31.250,- + Rp. 32.000,- = Rp. 63.250,- Kemudian Total Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) = PKB + SWKLLJ + Total denda PKB = Rp.250.000,- + Rp. 40.000,- + Rp. 63.250,- = Rp. 353.250,-. Jadi total denda secara keseluruhan harus dibayarkan oleh Nia sejumlah Rp. 353.250,-.

Demikianlah pembahasan secara singkat terkait dengan mengecek pajak motor di STNK dengan rumus yang telah dijelaskan di atas.

Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat terutama bagi masyarakat yang ingin mengetahui jumlah pajak yang harus dibayarkan dengan melihat STNK.

Advertisements

Facebook Comments

Leave a Reply